Catatan Seorang Chef Bagian Ke 36 (DUNIA BEBAS ROKOK..?)

Posted: 18 Oktober 2015 in KUMPULAN CATATAN SEORANG CHEF, MILITER

A

“Indonesia is crying as it lost the top spot in corruption to Malaysia..!”

Ini yang gue suka..! Seorang menteri besar atau pejabat setingkat gubernur di Malaysia udah berani menekan Putrajaya..! Semoga ucapan dan keberaniannya adalah tulus dan murni, terlahir sebagai representasi hati nurani, bukan semata-mata karena disaat yang sama, mantan PM Mahathir Muhammad juga turut bersama-sama mendengarkan celoteh dan pidatonya..!

Semoga cita-cita reformasi di Malaysia bisa berlangsung damai dan sukses, untuk selanjutnya kita bisa bersama-sama memerangi dan memusnahkan tradisi korupsi yang telah sejak lama kita miliki..!

Terima kasih juga saya haturkan, karena mulai sekarang,setiap menteri dari Indonesia yang melakukan kunjungan resmi ke Malaysia, akan secara terhormat mendapatkan pelayanan langsung sang Wakil Perdana Menteri..! Sangat tersanjung..! Apakah karena sekarang udah bermantukan gadis manis dari Indonesia..? Hehehe…

GEDUNG PUTIH NUNGGAK HUTANG LISTRIK..!

Hahaha..! Mungkin terasa aneh kedengarannya, negara sekelas US, kantor kepresidenan mereka sampai gak mampu atau terlupa bayar tagihan rekening listrik..!
Tapi ini sangat nyata dan sedang menjadi sebuah fakta bahwa Gedung Putih alias The White House sedang terancam pemadaman listrik..!
Jika ada ancaman, artinya sudah banyak surat peringatan yang diabaikan..!

Saya mengerti jika petugas perusahaan listrik Amerika tidak mungkin bisa menyegel meteran listrik Gedung Putih, selain dijaga ketat, siapa sih yang mau dicap sebagai teroris..? Hehehe..! Maklum, negeri Paman Sam tersebut sangat pobia dengan yang namanya teroris..!

Tak terbayang seandainya aliran listrik itu diputuskan, meskipun saya yakin bahwa Gedung Putih masih punya banyak supply listrik dari berbagai genset yang dimilikinya, namun issu dan images itu akan sangat mencoreng wajah kepresidenan mereka. Jika ini yang terjadi, sebagai seorang warga negara Indonesia, saya rasa sangatlah wajar jika saya berandai-andai, jangan-jangan di White House juga ada korupsi..! Hehehe..

DUNIA BEBAS ROKOK..? HEHEHE…

Saya bukanlah seorang perokok, dan saya juga tidak bermaksud membela para perokok. Jujur, saya tidak merokok karena saya membenci ayahanda yang sangat perokok. Tapi kini, saya lebih benci pada organisasi atau negara-negara yang iseng berkoar-koar untuk membebaskan dunia ini dari rokok..! Munafik..!

To the point saja, saya benci dengan sikap mendua Amerika Serikat, begitu pula dengan negara-negara Eropa. Dia berhasil mengusir pabrik rokok dari seantero negeri Paman Sam, tapi ironisnya, budidaya tembakau terbaik masih terus digalakan, bahkan hingga kini perusahaan rokok terbesar dunia, Philip Morris International Inc., masih berkantor pusat di New York City, dan saham-sahamnya masih diperdagangkan di NY Stock Exchange..! Tidak cukup sampai disitu, karena Philip Morris ini juga dikuasai oleh perusahaan Altria yang berbasis di Switzerland, dan saham Altria terdaftar di London Stock Exchange, maka saham Philip Morris pun melenggang dengan mudah untuk turut melantai di bursa efek London..!

Mari kita perhatikan, dari manakah datangnya propaganda anti rokok bagi dunia..? Tidak susah mencari jawabannya, karena semua itu ternyata berasal dari LSM ketiga negara tersebut..!

US mencoba untuk mematut diri dengan menempatkannya sebagai the only one in the world, negara tanpa pabrik rokok, yang seakan membuktikan bahwa kampanye anti rokok mereka tidak main-main, dan bukan sekedar gertak sambal..! Padahal, pada tahun 2005, Philip Morris berhasil mengakuisisi perusahaan rokok terkemuka HM Sampoerna Indonesia senilai USD 5.2billion..! Sebuah transaksi terbesar yang pernah dilakukan oleh perusahaan swasta nasional Indonesia..! Tak cukup itu, Philip Morris juga terus melebarkan cengkeramannya di negeri ini dengan membeli perusahaan rokok lainnya..! Tercatat kini di Indonesia selain memiliki HM Sampoerna Indonesia, Philip Morris juga adalah penguasa dari perusahaan rokok bermerk Bentoel, Minak Djinggo dan Wismilak..! Berkat penguasaannya ini, Philip Morris Indonesia tercatat sebagai sebagai market leader Indonesia, dengan penguasaan pangsa pasar Indonesia melebihi angka 35%, dan hanya menempatkan PT Gudang Garam 25% dan PT Djarum 19% sebagai penguasa diurutan kedua dan ketiga..! Dan kali ini, Philip Morris sedang berencana untuk melakukan right issue senilai hampir USD1.4billion..! Tapi ada hal yang amat menyakitkan, manakala kita tahu bahwa kepemilikan saham Philip Morris Indonesia adalah didominasi oleh perusahaan induk mereka di Amerika Serikat, yakni hingga sebesar 98.8%…! Dan public sendiri hanya dibatasi pada angka 1.2%..!

Dengan market value di Indonesia yang lebih dari USD23billion, sementara revenue mereka berada pada angka rata-rata USD80billion per tahun, relakah Amerika, Swiss dan Inggris menghapus dan kehilangan salah satu sumber pajak terbesar bagi kas negara mereka..? Hahaha..! Bullshit…! Apalagi kita tahu bahwa Philip Morris adalah pemilik merk terkemuka berbagai rokok terkenal di dunia, yang artinya bahwa secara langsung ataupun tidak langsung, Philip Morris adalah asset strategis negara yang mutlak harus dipertahankan..! Bukan sesuatu yang mudah bagi perusahaan manapun di muka bumi ini untuk mampu bergabung dan tercatat dalam daftar elit S&P 500, namun nyatanya Philip Morris adalah bagian dari deretan panjang namun terbatas yang diimpikan itu..!

Menghapus rokok dengan tetap membiarkan Philip Morris beroperasi..? Hehehe..! Hanya mimpi di siang bolong..!

CINTA SEJATI

Selama delapan tahun tinggal di Malaysia, sepertinya ini baru yang pertama kalinya saya menemukan atau melihat kupu-kupu..!
Ah, jadi teringat dengan dongeng ibunda saat kami masih kecil-kecil dulu.

Ada sepasang kupu-kupu yang terbang malam, bermain riang diantara segar aroma taman. Ketika lelah setelah semalaman terbang, sejoli kupu-kupu singgah sejenak di atas kuncup bunga yang hendak kembang. Sang betina berujar, barang siapa diantara kita yang esok pagi bisa datang terlebih dahulu di atas bunga ini, maka sesungguhnya dialah sang pemilik cinta nan agung, luhur, suci, murni dan sejati..!

Mendengar tantangan itu, sang Jantan tertegun, kemudian mengangguk tanda setuju. Setelah itu mereka berpencar pulang..!
Keesokan paginya sang kupu-kupu betina segera pergi meninggalkan sarangnya. Dia ingin membuktikan bahwa cintanya jauh lebih besar daripada cinta yang dimiliki sang kekasihnya, namun tentu saja dia juga penasaran ingin mengetahui seberapa besar cinta yang dimiliki oleh sang kekasih terhadapnya. Ketika hampir mendekati bunga yang dituju, dia merasa yakin bahwa cintanyalah yang paling besar, karena disaat yang sama, dia sendiri belum melihat kehadiran sang kekasihnya. Namun disaat ia hendak menginjakkan kakinya di atas kelopak bunga yang mengembang, dia amat terkejut mendapati jasad sang kekasih yang tergeletak kaku dan tak lagi bernyawa..! Rupanya, dalam diam sang kekasih telah menahan kantuk dan lelahnya sepanjang malam, menunggui sang bunga hingga mekar kembang, semata-mata demi menujukkan ketulusan dan kesucian cinta dalam genggaman..!

Tak terasa, kepedihan dan air mata itu pun jatuh bercucuran. Sang betina kini sadar bahwa kesejatian bukan sekedar ungkapan dan ucapan..! Kesejatian adalah kesungguhan dan keutuhan. Dalam derai air mata dan semerbak aroma sang bunga, si betina merangkul erat sang jantan pemilik kesejatian cinta itu, hingga musim berganti, dan sengat matahari serta bekunya salju telah memeluk keduanya hingga ke mati..! Cinta sejati itu tetap ada dan senatiasa bernyawa, tidak pernah mati, meskipun dia dalam diam…

KERETA PROPAGANDA

Gagal di Jakarta dan Bandung, akhirnya China mengalihkan project kereta pelurunya ke Amerika Serikat. Di Negeri Paman Sam ini, China akan benar-benar berinvestasi, bukan sekedar meminjamkan duit. Maklum, di US tidak dikenal kehadiran langsung pemerintah dalam urusan yang menyangkut kepentingan publik. Pemerintah hanya berperan dalam pembuatan kebijakan yang akan dijalankan oleh pihak swasta..! Setelah tugasnya selesai, pemerintah akan kembali sebagai pengelola negara dan abdi masyarakat..! Pemerintah tidak dibenarkan berbisnis dengan rakyat..!

Untuk itu, tidak heran jika kemudian China memilih route Los Angeles-Las Vegas sebagai ladang peraduannya, karena kedua tempat ini telah lama dikenal sebagai dua wilayah tujuan wisata yang paling utama di Amerika Serikat. Dari bidikan routenya, kini kita bisa melihat bahwa sesungguhnya nilai keekonomian sang peluru tersebut sangat kecil, tidak layak dijadikan sebagai moda transportasi reguler. Bahkan andaipun kelak kereta api itu telah beroperasi di Amerika, para pengamat memperkirakan bahwa market sesungguhnya adalah para wisatawan asing, dan lagi-lagi yang diuntungkan adalah Amerika Serikat sendiri karena telah diberikan sebuah daya tarik pariwisata yang baru. Adapun masyarakat lokal diperkirakan akan tetap setia dengan kendaraan roda empatnya, mengingat harga mobil di Amerika termasuk yang paling murah, selain didukung oleh akses jalan dan keamanan yang hingga kini diyakini masih merupakan salah satu yang terbaik di dunia..!

Pertanyaannya, akan sampai kapan dan dimanakah kiprah kereta api super cepat China ini mampu menyusuri lekuk wilayah di Amerika Serikat..? Masih akan terus dipertanyakan, mengingat biaya konstruksi yang mahal dan harus berhadapan dengan keperbagaian moda transportasi yang telah lama ada disana..!

Semoga bisa menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia, karena tidak mustahil kelak China akan datang sendiri dengan membawa modal dan teknologi, tanpa harus repot-repot berhutang luar negeri..! Hehehe..! Terima kasih pak Presiden atas pembatalan project tersebut di negeri ini..!

Sumber

Komentar ditutup.