Catatan Seorang Chef Bagian Ke 44 (Tak perlu Sedu Sedan itu)

Posted: 9 Januari 2016 in KUMPULAN CATATAN SEORANG CHEF, MILITER

ATAK PERLU SEDU SEDAN ITU..!

Dada dan nafas ini terasa masih sesak. Isak tangis yang tak bisa keluar malah semakin memedihkan perasaan yang amat kecewa. Tapi apa daya, keputusan telah diambil, dan keputusan tidak pernah berubah meski telah mencoba untuk mengulang tidur dan mencoba mencari mimpi-mimpi..! Keputusan ini tetap terasa pedih, dan ini sangat nyata, bukan sekedar sebuah mimpi..! Saya kalah dan tidak terpilih..!

Hehehe..! Penggalan suasana hati tersebut sengaja saya buat untuk menggambarkan kegundahan yang sedang dialami Jepang pasca tersingkir dari kompetisi pembangunan project kereta api super cepat di Indonesia..! Di putaran akhir proses tender, akhirnya Indonesia lebih condong pada tawaran yang diajukan China. Kebesaran dan kemegahan nama Shinkansen yang telah mendunia, seakan-akan sama sekali tidak menyilaukan tatapan mata rakyat Indonesia. Shinkasen tak ubahnya seperti seorang kesatria hebat yang kehilangan auranya, dan lunglai di hadapan gadis manis yang pada pandangan orang Jepang mungkin lebih terkesan binal, sangat sukar dibaca..!

Melihat kenyataan pahit tersebut, pamerintah Jepang segera melakukan introspeksi dan banyak mengubah berbagai kebijakan yang telah dibuatnya. Alhasil, harapan untuk kembali menjalin kemesraan dalam berbagai bidang bersama Indonesia kini mulai bersemi kembali.

Tidak tanggung-tanggung, yang dievaluasi bukan sekedar sektor transportasi yang menyertakan Shinkansen yang dimilikinya, melainkan mulai merembetcke bidang lainnya..! Merasa kalah dari China, dalam perkeretaapian, Jepang kini menyiapkan sebuah kejutan menarik yang akan membuat Indonesia sulit untuk menolak..! Bahkan kisruh pembangunan pesawar tempur KFX/IFX yang dilakukan Indonesia bersama Korea Selatan, tak luput dari perhatiannya. Jepang akan membawa semua teknologinya ke Indonesia, dan menjadikan jazirah Nusantara sebagai tanah harapan bangsa Nippon di kemudian hari..! Jepang ingin menjadi saudara abadi bagi Indonesia. Untuk membahas tentang bagaimana mewujudkan cita-cita Jepang, maka sebelum menemui Presiden RI, sang PM Abe pun melakukan pendekatan di tingkat menteri. Dan yang mengejutkan adalah dari sekian banyak menteri yang akan menunggu giliran bertemu, ternyata Menhan kitalah yang menjadi prioritas utama…! Melihat gelagat yang ada, hampir bisa dipastikan bahwa bentuk kerjasama Indonesia-Jepang di kemudian hari akan semakin bernilai strategis..! Indonesia mendapat jatah tidak terbatas untuk menyerap semua dana yang telah dan akan disiapkan Jepang untuk diinvestasikan di luar negeri..! Untuk tahun 2016, Jepang telah menganggarkan dana segar hingga sebesar USD110 bilion..! Dan Indonesia ditantang untuk mampu menyerap anggaran tersebut dalam jumlah yang sebesar-besarnya..!
Berminat..? Hehehe…

KRI Dewa Ruci Jr

Tak sabar menunggu kedatangan KRI Dewa Ruci Jr..! Hehehe…!
Barusan dapat kabar dari saudara sepupu yang sedang bertugas di Spanyol. Konon kapal yang akan menjadi kebanggaan TNI AL tersebut sedang berada dalam ruang produksi sebuah galangan kapal terkemuka di Vigo, Spain..! Kapal yang baru menjalani cutting steel sebulan yang lalu, dijadwalkan akan tuntas pengerjaannya pada pertengahan 2017, dan akan diterima oleh TNI AL pada bulan Juli 2017. Kapal latih bertiang tinggi itu akan mengalami proses pengerjaan secara manual dan dilakukan melalui proses handmade production system..! Semoga tidak ada kendala berarti dalam proses pengerjaannya. Selain mengirim personel TNI AL ke galangan tersebut, Indonesia, Russia, Perancis dan Kanada ternyata turut terlibat langsung dalam pengadaan berbagai material pendukung dengan standar kualitas yang tinggi..! Semoga kehadirannya bukan sekedar terlihat indah, namun juga tampak gagah dan mampu melahirkan rasa cinta kebangsaan dalam diri generasi muda Indonesia..!

Dewa Ruci Jr, disini ku menantimu…

MILITARY THEME PARK
Hasrat hati pengen membangun sebuah Military Theme Park di Indonesia, lengkap dengan fasilitas kursus menembak, aerosport, dan lain-lain. Maka saya pun bergegas meminta bantuan seorang sahabat Amerika, untuk ditandemkan dengan para konsultan lokal, baik dari Paskhas, Kopassus ataupun Marinir. Saya diminta agar mengajukan surat permohonan cuti bagi teman saya tersebut kepada komandannya melalui email yang diberikan.

Responnya, luar biasa..! Sang Komandan bukan saja bersedia memberikan izin cuti sahabat saya, bahkan diapun bersedia memberikan bantuan para ahli lainnya sekiranya diperlukan. Soal senjata..? Ini yang bikin merinding..! Ternyata dia siap meminjamkan sejumlah senjata, dengan catatan harus ada koordinasi dengan pihak TNI ataupun Polri..!

Sebenarnya saya lebih tertarik untuk mengekspose produk-produk Pindad, supaya kelak disaat saya memasarkan bisnis saya ke kalangan militer Singapore, Brunei, Malaysia dan negara lainnya, produk Pindad bisa semakin dikenal oleh banyak pihak..! Semoga pak Silmy Karim tidak keberatan untuk membuka diri, sehingga mau mendorong Pindad untuk bersinergi dengan pihak swasta. Saya yakin, theme park tersebut bisa bermanfaat, bukan saja dari sisi bisnis, namun juga akan sangat mendukung pelaksanaan kurikulum pendidikan belanegara yang akan segera diterapkan. Mohon doa restunya dari semua..

Sumber

Komentar ditutup.