Catatan Seorang Chef Bagian Ke 46 (BOLSA FAMILIA DAN FOME ZERO..!)

Posted: 9 Januari 2016 in KUMPULAN CATATAN SEORANG CHEF, MILITER

ASssst….! Setelah itu tawa keduanyapun berderai..! Hahaha..!

Pak Silmy Karim pun kini terlihat lebih sibuk, maklum pesanan kali ini datangnya dari sahabat dekat yang borju..!
Selain itu, konon ada tambahan cenderamata dari seberang..! Bentuknya cuma kuda, tapi dijamin memiliki kualitas terbaik di kelasnya..! Kuda-kuda jantan nan mahal itu tak lain adalah tunggangan sekaligus kebanggaan sang Sultan..! Baginda meminta TNI AD untuk melatih kuda dan prajurit-prajurit TDB di Pusenkav Bandung. Dalam moment itulah, konon sang Sultan meminta perwiranya yang sedang berada di kota Kembang untuk mengecheck ketangguhan sang Badak produksi PT Pindad..! Alhasil, dari seberang permintaan Badakpun telah memaksa pak Silmy Karim untuk segera bertandang ke Bandar Seri Begawan..! Hehehe..! Selamat Pak, Badaknya laku keras..!

New Air Defense System

Saat melakukan pertemuan di Kuala Lumpur, Menhan RI, Ryamizard Riacudu menyampaikan niatnya pada delegasi Russia di hadapan para delegasi Asean lainnya.
“We need a new air defense system..!”

Sebagai jawabannya, maka Russia pun mengirimkan kapal destroyernya yang berukuran super gede pada 25 Desember kemarin..! Maksudnya mungkin Russia pengen bilang bahwa sistem pertahanan udara yang baik dan cocok untuk Indonesia yang negara kepulauan terbesar di dunia dengan kekuatan angkatan lautnya yang terbesar di Asia Tenggara, adalah air defense system berbasis laut dengan platform destroyer..! Selain bisa nguber object yang menyusup dari udara dan darat, konon destroyer ini juga mampu meluluhlantakan kapal selam yang bersembunyi nun jauh di bawah laut…! Jika perlu, destroyer ini bisa menyerang musuh disaat musuh masih berada di negaranya..! Artinya, destroyer ini juga bisa memanggul missiles atau rudal antar benua..!

Alhasil, kita pun melongo sambil mencicipi latihan di dalamnya..! Semakin tertegun saat dubes Russia untuk Indonesia, Mr. Galuzin mengatakan bahwa mulai saat ini, seiring dengan peresmian nota kerjasama hankam yang baru antara RI-Russia, TNI bisa mengajukan proposal pelatihan militer dalam bentuk apapun yang dibutuhkan..!

Kali ini, yang melongo justru para negeri jiran..! Indonesia sudah terkenal sebagai negara pembuat issu yang mahir. Selalu menyebut pembatalan pembelian kapal selam Kilo Klass dari Russia, namun nyatanya ranking militer Indonesia selalu mengalami kenaikan yang signifikan..! Hari ini, kita merupakan negara dengan ranking ke-12 dalam kekuatan militer dunia..! Setingkat di atas Australia..!
Akankah kehadiran sang destroyer Bystry ini juga sebagai sebuah tanda bahwa Indonesia akan segera mengakuisi unit yang sama..? Hehehe..! Wallahualambishawab..!
Apabila melihat sejarahnya, kita juga dulu pernah memiliki destroyer KRI Irian yang juga buatan Russia d/h. Uni Soviet. Berkaca pada sejarah yang ada, para tetangga kini meyakini bahwa kehadiran destroyer di tubuh TNI hanya tinggal menunggu waktu..! Benarkah..?
Insya Allah…

yayan107

Selamat atas peresmian Rumah Sakit Indonesia di Palestine, semoga bermanfaat bagi rakyat Palestine dan dunia..!

yayan108

Goodbye Moffet..!
Semoga mundurnya Boss Freeport ini menjadi sebuah pertanda akan hengkangnya Freeport dari bumi Indonesia..! Aamiin…

RAKYAT PERLU TAHU VISI PUSAT : Untuk Apa Rehabilitasi dan Reboisasi..?

Ada yang mengganjal saat mengetahui bahwa bekas lahan hutan yang terbakar di Riau akan diambil alih pemerintah pusat..!
Terus terang saya langsung mengernyitkan dahi apabila mengetahui tujuan yang diungkapkan oleh MenKLH bahwa lahan itu akan dikembalikan ke bentuk semula..! Bukan pesimis project itu sulit terwujud, melainkan di pandangan saya kebijakan itu hanya akan membuang-buang uang dan membuka pintu korupsi baru..!

Dari hampir 60.000 hektar lahan yang terbakar di Riau, hampir seluruhnya merupakan lahan konsesi, yang artinya bahwa kelak lahan tersebut memiliki kemungkinan untuk kembali dikomersilkan..! Bayangkan berapa besar investasi yang digelontorkan pemerintah untuk biaya rehabilitasi lingkungan, dan berapa nilai yang kelak akan dimusnahkan..?

Jika tujuan akhir yang diinginkan adalah komersialisasi, mengapa sekarang kita harus mengeluarkan dana untuk reboisasi..? Akan lebih efektif jika pemerintah mendorong percepatan project, dan atau meredesign konsep pengembangan lahan yang telah disusun sebelumnya, kemudian melakukan pengawasan dan perlindungan yang ketat terhadap wilayah-wilayah hutan lainnya..!
Prinsip dasarnya, nasi sudah menjadi bubur, misi kita sekarang adalah bagaimana menjadikannya terasa lebih special dan bermanfaat..! Masyarakat telah menjadi korban, bagaimana agar kelak mereka bisa ikut serta memetik hasilnya..? Mengembalikannya ke bentuk semula butuh waktu dan biaya..! Jika sekarang kita tahu bahwa kelak hutan itu akan kembali rusak, mengapa harus menghamparkan uang di atas tumpukan arang..? Cukup sudah hutan kita yang terbakar, jangan biarkan uang rakyat turut terbakar..! Rakyat Riau sudah lama hidup terkapar..!

I LOVE THE 8th INDONESIA ECONOMIC STIMULUS PACKAGE..!

Hahaha..! Akhirnya pemerintah sudah mulai menunjukkan keberaniannya di sektor riil..! Melihat jurusnya, sepertinya pemimpin kita telah dan sedang menunjuk lawan yang sudah sangat jelas ; Singapore..!

Dalam paket stimulus ke-8 yang baru saja dipaparkan oleh presiden Jokowi di Istana sore tadi, akhirnya pemerintah berani menghapus pajak import untuk spare part pesawat terbang dan industri oil refinery..!
Sungguh sebuah atmosfer baru bagi dunia kedirgantaraan kita, sekaligus juga bisa menjadi pemicu dan pemacu tumbuh dan berkembangnya industri bergengsi ini di bumi Indonesia. Kelahiran pesawat N219 dan R80 benar-benar mendapat atensi tersendiri dari pemerintah..!

Saya yakin, siapapun akan menyambut gembira keputusan brilian ini. Dengan hadirnya paket stimulus ke-8, akan memberikan energi dan ruang persaingan yang semakin kondusif bagi PTDI dan perusahaan-perusahaan jasa penerbangan lainnya..! Semoga kesempatan ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin agar industri penerbangan kita bisa menjadi yang terbesar dan teraman di Asean, Asia dan dunia…! Dengan pajak import yang 0%, tidak ada lagi alasan bagi para investor untuk masuk dan bermain di pasaran Indonesia. Pasar industri penerbangan Indonesia kini terkesan lebih cantik dan sexy, bahkan sangat diyakini bahwa kedudukan Singapore akan tergeser dalam waktu yang tidak lama lagi..!

Tidak cukup sampai disitu, pemerintah juga sepertinya ingin memindahkan fungsi hub industri pengilangan minyak yang selama ini dipegang oleh Singapore ke pulau-pulau yang ada di Indonesia..! Kebijakan ini juga sekaligus sebagai jawaban nyata atas permintaan para penguasa minyak dunia yang menginginkan agar Indonesia memberikan tax holiday policy untuk sektor yang satu ini. Kini kehadiran kilang-kilang Aramco hanya tinggal menunggu waktu, karena instrumen yang mereka perlukan sejatinya sudah berada dalam genggaman..! Dengan berbekal kilang yang banyak, sangat dimungkinkan jika suatu saat Indonesia bisa menguasai sektor hilir industri perminyakan dunia..! Disaat itu, kita tidak perlu lagi merasa malu dan gengsi jika negeri kita dikenal sebagai pengimport minyak terbesar di dunia..!

Selamat datang Aramco dan kawan-kawan, serta selamat bersaing bagi N219, R80, Garuda Indonesia, Lion Air, GMF, dan lain-lain..! Panggung yang lebih luas kini telah dibuka untuk kita semua..! Indonesia, selamat berkarya..!

yayan110

BOLSA FAMILIA DAN FOME ZERO..!

Thanks Marco, atas kesempatannya untuk berbincang tentang ekonomi kerakyatan..! Sangat bermanfaat..!

Marco adalah sahabat baru yang kebetulan sedang menginap di hotel saya. Dia adalah salah seorang staff ahli di PBB yang menangani tentang pengentasan kemiskinan dan kelaparan. Pria yang konon lahir dan besar di sudut kumuh ibukota Brazil, Rio de Jeneiro ini memaparkan panjang lebar tentang kiprahnya di badan internasional tersebut.

Terlihat ada kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri, setiap kali menyebut nama negaranya, Brazil..!
Bukan karena sudah lama menjadi langganan juara sepak bola di tingkat dunia, dan juga bukan karena negeri itu terkenal dengan tarian sambanya..!
Kali ini, kebanggaannya justru muncul berkat prestasi gemilang yang telah ditorehkan negeri terbesar di jazirah Amerika Latin itu dalam bidang ekonomi kerakyatan..!
Tidak jauh berbeda dengan negara-negara lain yang tergabung dalam kelompok elit BRICS, Brazil juga sedang mengalami kejatuhan ekonomi, bahkan konon Brazil merupakan negara dengan tingkat krisis yang paling buruk..! Mata uang Peso Brazil mengalami babak belur yang amat parah..! Bahkan krisis ekonomi yang ada mulai merebak pada krisis politik di negeri yang tidak lama lagi akan menghelat pesta akbar olah raga tingkat dunia..!

Namun demikian, di tengah krisis yang mengiris, rakyat Brazil di tingkat akar umbi, kini justru sedang memanen hasil jerih perih payah pememimpin mereka terdahulu, Luka da Silva..! Beliaulah yang telah mengubah haluan ekonomi Brazil yang semula pro investor asing, menjadi lebih peduli rakyat miskin..!

Dua program yang diangkatnya adalah Fome Zero (Bebas Lapar) dan Bolsa Familia (Progam sejenis dengan Jaring Sosial di Indonesia yang berorientasi pada perbaikan ekonomi keluarga)..!
Kini, kedua program tersebut di copy 100% oleh PBB dan sedang dipromosikan ke seluruh dunia untuk diadopsi oleh banyak negara..! Brazil berbangga karena pada akhirnya mereka mampu memberikan sedikit pelajaran pada dunia..!

Setelah India dinilai sukses mengangkat perekonomian di tingkat akar rumput, maka kini Brazillah yang sedang menjadi bintang..!
Marco pun tak lupa turut mendorong saya agar bisa berperan aktif dengan menjadi salah satu agen pembaharuan ekonomi kerakyatan..! Dengan menggarisbawahi ide-ide saya, dia optimis bahwa tantangan ketidakmerataan ekonomi suatu negara akan bisa lebih mudah diatasi melalui pembentukan koperasi modern yang telah saya rancang..!

Di akhir pembicaraan, dia berharap agar suatu saat kami bisa saling bekerja sama membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan tentu saja bebas lapar..!
Sebagai negara terbesar di wilayahnya masing-masing, Indonesia dan Brazil berpeluang menjadi teladan masyarakat dunia dalam menghapus kesengsaraan dan kebodohan..! Kuncinya, adalah kerjasama dan konsistensi.
Bahkan dia pun terkejut saat saya menyebut bahwa Bolsa Familia dan Fome Zero bukan hanya sekedar sebuah program biasa, karena keduanya merupakan amanat yang jelas dari konstitusi RI, UUD 1945 dan Pancasila..!

Jika Brazil mampu menjadi guru bagi dunia, mengapa tidak dengan Indonesia..?

 

DIMANA NYANYIAN SUNGAIKU..?

Membaca postingan sahabat Indra Sakti alias Petani Kobun yang membahas tentang tingkat kerusakan hutan di wilayah Riau yang semakin meluas, terlintas ingatan saya pada sungai-sungai besar yang membentang dan membelah beberapa daerah di wilayah Riau tersebut..!

Tak terbayang bagaimana rusaknya kualitas air yang mengalir dalam sungai-sungai tersebut. Namun bagaimana pun, saya berharap agar perkiraan saya itu tidak benar alias salah adanya..! Saya memimpikan ketiga sungai besar yang mengaliri daratan Riau, seperti sungai Siak, sungai Kampar dan sungai Kuantan, tetap memiliki kualitas air yang baik dan layak konsumsi..!

Di negeri yang subur makmur, gemah ripah dan sugih mukti, sepertinya kehadiran sebatang sungai sudah tidak lagi memiliki arti..! Padahal di zamannya, ketiga sungai tersebut bukan saja menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat Riau, bahkan konon sejarah pernah mencatat bahwa ketiga sungai besar tersebut merupakan kunci kejayaan kerajaan/kesultanan Melaka dan juga Siak..!

Kini..?
Ah, sepertinya mulai terbengkalai dan dipandang kurang bernilai. Sungai-sungai itu lebih sering terdengar bernasib buruk dan semakin terpuruk. Tiada lagi riuh, melainkan keluh, keruh dan lusuh..! Sungai-sungaiku kian menyendiri, bernyanyi dalam sunyi, bertemankan irama duka dan melodi yang juga tak lagi berseri..!

Apakabar Siak..? Meski jembatan yang melintasinya kian gagah, namun jasadmu terlihat lemah..! Bagaimana pula dengan Kampar..? Semoga tidak sedang dalam terkapar menahan lapar, karena tanah suburmu luas terhampar..!
Kuantan..? Hehehe..! Meski aku bukanlah orang Riau, tapi dari dulu telah melihat pesonamu yang bak intan..! Sayang, dari dulu pula aku menyaksikan betapa sedikitnya orang-orang yang paham dan peduli, meskipun ada yang tampil bersimpati, selalu saja berakhir dengan kata pergi, jika tidak, berujung mati..!

Zaman telah berganti, dan harus kita ganti..! Gerah dengan sejarah yang pernah mencatatkan kegemilangan yang amat cerah..! Haruskah kita menyerah kalah dan malu untuk berubah..! Mari lucuti sikap serakah, karena kehadirannya hanya akan membuat kita semakin lemah..! Ini saatnya untuk berubah, jika tidak, kita musnah..!

Disini, aku menanti sungai-sungaiku kembali bernyanyi, mengalunkan irama serunai yang membelai. Aku tak ingin terbiar dalam sepi, terduduk di tepi, meratapi sungai-sungaiku yang mati..! Aku ingin berdendang, bersama anak-anakku yang selalu riang..! Andai hutan-hutanku kini hilang, jangan biarkan sungai-sungaiku turut lenyap dan menghilang..! Mari kembali ke sungai..! Saatnya untuk menebar dan menyemai..! Esok lusa, bertemu hasil yang bisa kita tuai..!

Jangan hentikan sungaiku bernyanyi..!

citoxnew123

TERIMA KASIH ATAS PENGORBANAN ANDA..!

Barusan sidang kabinet baru saja usai..!
Ada beberapa point yang saya anggap sangat menarik, yakni konsep pembangunan Indonesia yang konon akan lebih Indonesia Sentris, peningkatan anggaran sektor Pendidikan hingga 25.5%, peningkatan anggaran pembangunan infrastruktur yang melebihi angka 76%, serta rampungnya pondasi politik anggaran yang telah memaksa pengalihan subsidi BBM yang telah sekian lama dinikmati oleh segenap bangsa Indonesia..!

Ya, tidak dapat kita pungkiri, belakangan ini kita merasakan betapa perekonomian nasional tidak lagi berpihak pada rakyat. Belenggu ekonomi bukan hanya melemahkan kehidupan jutaan rumah tangga di Indonesia, tetapi juga mungkin telah menghapus sebagian mimpi-mimpi dan harapan sebagian rakyat Indonesia..! Saya tidak ingin menyalahkan siapapun, meski anda terpaksa harus meringis dalam tangis, menghela nafas berat, bahkan menyeka air mata yang turun, jatuh menetes..!

Ya, sekali lagi saya juga turut merasakan, betapa beban hidup kita terasa amat berat, apalagi pasca kenaikan harga BBM yang telah melambungkan angka inflasi dan meluluhkan daya beli..! Bukan hanya itu, di saat harga minyak dunia anjlok, dimana harapan agar harga BBM kembali turun mulai hadir lagi, nyatanya pemerintah malah bertindak paradoks dan terkesan seenak-e dewek dengan kembali menaikkan harga domestik BBM, kita semua seperti berjemaah telah menjerit dan mengutuk para pemimpin kita..! Betapa biadabnya mereka..! Setidaknya itulah unek-unek yang pernah singgah di hati kita semua..!

Kini setelah beberapa bulan menikmati harga BBM yang tinggi di tengah harga minyak global yang rendah, masih adakah keinginan kita untuk mengutuk para pemimpin kita..? Tentunya dengan perbandingan beberapa negara yang mengamalkan subsidi untuk rakyatnya, yang ternyata justru mereka kini terancam kekurangan likuiditas dan beban hutang yang kian menumpuk..!

Konon, kita akan semakin terbebas dari subsidi di tahun-tahun mendatang,,! Artinya, potensi kesulitan itu akan tetap ada, namun dengan diiringi oleh perbaikan di beberapa sektor..! Tentu saja hal ini akan mendorong pada perbaikan-perbaikan lainnya..! Yang terpenting, bagaimana kita bisa turut serta secara nyata dalam mengawal jalannya proses politik anggaran. Mengalihkan dana subsidi ke sektor-sektor yang lebih produktif, tentu akan menjadi hal yang jauh lebih baik..! Karenanya, pastikan agar tidak ada sesenpun dari dana tersebut yang parkir di kantong-kantong para pejabat kita..! Anda dan kita telah bersama-sama turut berkorban, maka kita semua sangat berhak mengawal jalannya roda pembangunan..!

Sudahlah, tak perlu lagi sedu-sedan itu, karena nyatanya tantangan yang membentang di hadapan kita akan kian besar..! Tekanan yang datangpun akan semakin mengguncang..! Karena itu, yang kita perlukan sekarang adalah kebersamaan, bukan perpecahan..! Saya maklumi, jangankan dalam kehidupan berpolitik, bahkan dalam kehidupan keluarga, pertentangan dan perbedaan itu telah menjadi sesuatu yang lumrah ada. Untuk itu, mulai saat ini mari kita singsingkan lengan baju untuk lebih giat bekerja..! Mari bergandeng tangan, jalin persatuan dan kesatuan, jangan nodai perjuangan serta pengorbanan yang mungkin tanpa kita sadari telah dimulakan..! Sekali lagi saya ingin mengingatkan, anda dan kita telah bersama-sama berjuang dan berkorban..! Jangan sia-siakan, mari kita raih bersama mahkota kemenangan, bukan persengketaan, perpecahan dan kehancuran..!

Jaga persatuan dan kesatuan..! Pastikan NKRI tetap jaya..! Indonesia, merdeka..!

Sumber

Komentar ditutup.