Catatan Seorang Chef Bagian Ke 47 (PENCAK SILAT INDONESIA VS GULAT RUSSIA)

Posted: 13 Januari 2016 in KUMPULAN CATATAN SEORANG CHEF, MILITER

CADANGAN DEVISA NAIK..!

dedenew236

Tadi sempat ngobrol dengan abang saya di Amsterdam. Kami share tentang dinamika ekonomi bangsa Indonesia. Tentu saja meskipun dia jauh dari Indonesia, pengetahuannya tentang Indonesia selalu update..!

Kali ini kami bicara tentang peran Bank Sentral..!
Saya menyodorkan info tentang laporan BI yang konon sukses mencatatkan peningkatan cadangan devisa dalam jumlah yang cukup signifikan sepanjang bulan Desember 2015 kemarin..! Padahal kita tahu bahwa dalam periode yang sama ekonomi kita secara keseluruhan sedang jeblok.

Dihantam pelemahan Rupiah hampir sepanjang tahun, ekspor menurun, defisit neraca perdagangan meningkat, dan peningkatan hutang luar negeri yang mencemaskan..! Semua itu adalah catatan negatif yang hampir bisa mementahkan semua info yang menyatakan bahwa BI berhasil membukukan peningkatan cadangan devisa..!
Bagaimana bisa..?

Hehehe..!
Ternyata selain catatan buruk tersebut, kita juga masih punya catatan yang cukup baik. Di balik semua yang negatif tadi, diam-diam Indonesia juga mencatatkan peningkatan angka investasi asing yang cukup besar, bahkan kini sudah menggeser posisi Singapore sebagai negara tujuan investasi asing terbesar di Asean..! Selain itu, masih ada sektor pariwisata yang turut memberikan andil yang sangat memuaskan.
Angka kedatangan wisman ke Indonesia termasuk yang paling tinggi di Asia. Meski dari jumlah masih berada jauh di bawah capaian Malaysia dan Thailand, namun dari segi lama tinggal, wisatawan asing yang datang ke Indonesia adalah yang tertinggi di Asean bahkan Asia..!
Melemahnya Rupiah, ternyata telah dimanfaatkan secara efektif dan efisien oleh para wisman..! Sungguh beruntungnya mereka..! Hehehe..

Thanks for your coming..! Enjoy Indonesia…

dedenew178

PENCAK SILAT INDONESIA VS GULAT RUSSIA

Bulan Mei nanti akan dilangsungkan KTT Asean-Russia di negeri Beruang. Melihat bungkusnya, sepertinya hampir tidak ada hal istimewa yang akan amat menonjol. Maklum kedua belah pihak sama-sama sedang saling menderita secara ekonomi..! Dugaan awam akan bertumpu pada bagaimana Asean dan Russia bisa segera keluar dari belenggu ekonomi yang sedang melilit..! Terkesan sangat simple..!

Tapi tunggu dulu..! Dibalik KTT tersebut, tentu akan ada berbagai pertemuan bilateral antara negara-negara anggota Asean dengan pihak Russia..! Justru disinilah sesungguhnya akan bermunculan kisah-kisah menarik, baik dalam hal ekonomi, sosial, politik dan hankam..!

Tidak dipungkiri, beberapa negara Asean sedang menghadapi masalah yang sama dalam kasus arogansi negeri Tirai Bambu, China, yang terus merajalela di wilayah Laut China Selatan..! Hampir bisa dipastikan, berapa negara Asean yang terlibat konflik LCS dengan China, akan menjadikan Russia sebagai sahabat tempat curhat..! Sanggupkah Russia berpihak pada Asean..?

Hahaha..! Sebaiknya jangan terlalu banyak berharap, karena kita tahu bahwa China, selain partner utama ekonomi USA, dia juga tak lain merupakan rekan penting Russia..! Hal ini mutlak dan tidak bisa dipungkiri..!
Bahkan ditengah gejolak ekonomi Russia saat ini, ada banyak uluran tangan ekonomi China didalamnya..! Bahkan bisa jadi, inilah yang menyebabkan Russia maupun China, sama-sama terlihat masih sangat dan saling percaya diri dalam menghadapi tekanan Eropa maupun Amerika..!

Lantas, dipentas manakah presiden Jokowi akan bermain..?
Meski secara formal, presiden Jokowi akan menerima kesepakatan kerjasama multilateral dalam penanganan pergesekan di LCS, namun sesungguhnya beliau akan banyak bernyanyi di ruang bilateral..!

Untuk menghadapi pentas yang satu ini, Jokowi telah menyiapkannya secara serius, dan tidak main-main..! Buktinya, beberapa waktu lalu, sebagaimana yang pernah saya gosipin disini, bahwa sang presiden telah mengeluarkan sebuah paket stimulus ekonomi ke-8, yang salah satunya adalah menyangkut masalah pembebasan pajak import produk dan spare part industri dirgantara di Indonesia..! Dengan senjata ini, diharapkan dan hampir bisa dipastikan bahwa biaya pembangunan serta pemeliharaan pesawat terbang di Indonesia akan berubah menjadi kian murah..!
Jika sebelumnya saya pernah menyentil kegalauan Singapore dan Malaysia yang mengkhawatirkan hengkangnya perusahaan perawatan pesawat terbang yang selama ini bermarkas disana, rupanya paket stimulus ini telah dan dengan sengaja dibuat Jokowi untuk menekuk ketangguhan industri aeronautika Russia..!
Yang disasar tak lain yakni janji Putin yang akan memindahkan industri pesawat jet sipil berbadan sedang Russia terbaru MC21 yang akan disandingkan dengan PT Dirgantara Indonesia(PTDI)..!

Ini akan menjadi jurus pembuka Jokowi di Russia..!
Sikap harap-harap cemas bukan hanya menghinggapi benak saya sebagai warga Indonesia, melainkan juga sedang menghinggapi sebagian besar warga Russia..!
Maklum, sebelumnya Russia diperkirakan akan memilih China atau India sebagai basis pengembangan produk mutkhir MC21..!
Tapi kita tahu bahwa di China telah lama bercokol pabrikan pesawat sipil kelas medium Airbus milik Eropa..! Adapun India, meski berstatus sama dengan Indonesia sebagai negara non blok, namun dalam pandangan Russia memiliki kelemahan akses dan kepercayaan dari negara-negara muslim dan Afrika..! Jika diibaratkan dengan makanan, mungkin dunia lebih meyakini kehalalan produk yang dibuat oleh Indonesia..!
Selain itu, di dunia, Indonesia adalah satu diantara segelintir negara yang bukan hanya mampu merakit pesawat terbang, melainkan juga telah mampu mendesignnya dari tahap awal..! Ingat, dalam industri hi-tech, kemampuan design adalah sebuah kemampuan yang paripurna, bukan sesuatu yang bersifat asal-asalan, apalagi hanya sekedar khayalan..! Jadi jangan malu jika selama ini negara kita konon telah lama menyandang predikat sebagai negara prototype alias purwarupa..!
Design adalah tahapan tersendiri dari sebuah proses produksi barang apapun. Biasanya akan berbiaya mahal, namun selalu bersifat tetap dan melekat pada kalkulasi biaya produksi secara keseluruhan..! Ingat juga, produk-produk pesawat canggih yang ada saat ini, selain pesawat yang telah menggendong teknologi Gen 5, adalah produk yang bersifat baru secara manufacturing, tetapi sebenarnya telah sangat tua secara designing..!

Kembali ke impian presiden untuk menyandingkan PTDI dengan MC21..! Akankah langkah ini berjalan mulus..? Seberapa besar manfaat yang bisa kita raih dari usaha menyandingkan dua kemampuan jenius insinyur-insinyur kita..?

Beberapa diantara kita mungkin ada yang mengkhawatirkan kelangsungan nasib produk-produk lama PTDI dan juga produk-produk terbarunya, baik yang akan segera launching seperti N219, maupun produk yang akan segera memasuki dapur produksi seperti R80..!
Saya mengerti jika diantara kita masih mengkhawatirkan hal itu..! Tapi mari kita lihat kembali, bukankah kesemua produk yang selama ini diproduksi oleh PTDI adalah pesawat-pesawat kecil yang berbasis propeler..?
Sedangkan MC21 yang akan kita bawa adalah pesawat berbadan sedang berjenis jet liner..! Melihat spesifikasinya, kehadiran MC21 jelas bukanlah sebuah kompetitor bagi produk PTDI lainnya. Justru sebaliknya akan menjadi ancaman tersendiri bagi Airbus, Boeing dan perusahaan dirgantara lainnya, karena kelak kemampuan PTDI akan semakin lengkap, bahkan semakin membuka jalan bagi terwujudnya cita-cita RI untuk mampu membangun sektor pertahanan udaranya secara mandiri..!
Dengan meraih pengalaman mengintegrasikan MC21, tidak mustahil jika kelak kita juga mampu mengintegrasikan jenis pesawat lainnya..! Yang terpenting, tentu saja akan lebih mendekatkan Indonesia pada perusahaan-perusahaan pendukung lainnya..! Efek dominonya, justru jauh lebih menguntungkan daripada sekedar jasa perakitan MC21 itu sendiri..!

PR atau homework terbesar yang secara pribadi masih terlihat amat mengganjal jutru terletak didalam negeri sendiri..! Pembebasan pajak import hanya akan mendorong Indonesia untuk menjadi negara pengeksport produk pesawat dengan harga yang relatif murah..! Tapi seiring dengan masih bercokolnya PPn BM(barang mewah), produk PTDI masih akan terasa mahal bagi buyer dari dalam negeri..! Padahal kita tahu bahwa kebutuhan produk pesawat di dalam negeri sangatlah besar, mengapa hal yang nyata seperti ini harus kita abaikan..? Padahal nyawa PTDI bukan hanya terletak pada penguasaan teknologi, hal yang juga tak kalah pentingnya adalah pasar itu sendiri..! Jika pasar telah kita miliki, pembiaran PPn BM hanya akan membuat PTDI menjadi mati suri..!

Jika ini faktanya, paket stimulus jilid 8 saja jelas tidak cukup untuk mendorong PTDI untuk tumbuh menjadi salah satu the Big Player dalam industri aeronautika dunia, kita sepertinya masih memerlukan langkah lanjutan..! Hehehe..!
Mungkinkah sepulangnya dari Russia, sang presiden akan merancang jurus baru..? Atau, jangan-jangan akan melangkah ke paket stimulus ekonomi ke-9…? Hahaha..! Wallahualambishawab..!
Udah ah, gak mau ngelantur..! Selamat beristirahat dan salam hangat..!

dedenew187

INI MIMPIKU..!

Tadi kedatangan tamu rombongan dari salah satu instansi pemerintah daerah provinsi Riau. Seru dan rame banget..! Berbekal pengalaman masa lalu tinggal di negeri Bumi Bertuah tersebut, saya cukup bisa mendrive alur emosi mereka. Bahkan diantaranya ada yang menyangka jika saya adalah orang Riau..!

Bukan, saya bukanlah orang Riau..! Tapi saya punya kecintaan yang besar terhadap negeri Riau, khususnya kota Pekanbaru dan beberapa kota lainnya..! Saking cintanya, sejak SMA saya telah mencurahkan segala impian saya tentang Riau ke dalam bentuk karya tulis. Salah satunya pernah memenangkan trophy dari Kemendikbud, bahkan telah memaksa presiden Soeharto untuk mengundang saya ke Istana..!

Hal yang paling membanggakan dari dinamika yang terjadi di bumi Riau adalah mekarnya wilayah kabupaten Kepri yang kini telah menjadi provinsi tersendiri. Selain itu juga ada Natuna, yang dulu hanya sebuah kecamatan, kini telah menjadi kabupaten yang amat penting dan diperhitungkan. Ada juga Siak dan Dumai, yang dulu hanya sebuah kecamatan dan Kotatif, kini telah menjelma menjadi kabupaten dan kotamadya yang bonafide..! Betapa indahnya dinamika ini..!

Tapi tahukah anda jika ketika dulu disaat saya mempresentasikan karya tulis saya di Jakarta, semua juri menuduh saya sebagai bakal pemicu disintegrasi bangsa. Maklum waktu itu mereka menginterupsi saya disaat pembahasan masih menggantung di tengah materi. Nun di ujung tulisan, sejatinya adalah impian terindah yang saya miliki.

Saya tak ingin lagi menikmati air PAM yang berwarna coklat, yang sesekali bahkan amat susah dibedakan dengan warna air teh dan kopi. Saya ingin mendapatkan kesegaran dari setiap tegukan air yang saya konsumsi, bukan keterdamparan pikiran saya di tepi-tepi rawa dan kali.
Saya ingin mendapatkan buku pelajaran hasil terbitan lokal dan penulis lokal, bukan buku hasil kiriman dari Jakarta. Saya ingin putera-puteri daerah, bangga dan percaya diri untuk menuntut ilmu di instistusi-institusi pendidikan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Saya ingin setiap generasi muda bebas dan berani bercita-cita hingga kemudian mampu mewujudkannya. Saya ingin tidak pernah ada lagi perbedaan rasa antara daerah Riau dan Jakarta. Saya tak ingin lagi dicap ketinggalan zaman disaat menikmati tontonan film terbaru, yang ternyata di Jakarta film itu sudah tidak lagi baru..! Ingin berjalan-jalan kemanapun saya inginkan dengan tanpa rasa was-was karena ketakutan. Saya ingin ada kebun binatang, taman hiburan, danau, sarana transportasi, rumah sakit, dan penataan kota yang bersih dan rapih. Saya ingin kelak disetiap program pembangunan, kita tidak lagi alfa untuk memuliakan hutan sebagai halaman depan rumah kota kita.
Saya ingin memiliki kota yang asri, lestari dan manusiawi..!

Impian saya kali ini, ketika Pekanbaru tidak lagi menjadi kota yang hanya memiliki satu-satunya pusat perbelanjaan modern, dan airportnya hanya buka dari jam 06.00 am to 06.00 pm, ingin melihat sungai Siak yang bersih jernih membelah hutan, desa dan kota yang rimbun menghijau..!

Jika konon luas wilayah Indonesia sama luasnya dengan benua biru, Eropa, maka saya ingin membangun Pekanbaru seperti Swiss, atau minimal setara dengan Wina di Austria. Namun untuk kualitas kesehatan, saya tidak pernah mengubah mimpi, agar Indonesia kelak bisa setara dengan Canada..!

Apakah anda punya dan pernah bermimpi tentang kota anda..?
Hehehe..! Jangan malu berbagi mimpi..!
Hari sudah kian larut malam, mari kita bermimpi..!

dedenew172

TAK ADA SALAHNYA KITA TIRU PETRONAS..!

Demi kepentingan pertahanan negara, Petronas telah menyumbangkan 5 unit radar pesisir canggih buatan Airbus Defence and Space, Spexer 2000 Coastal..!

Setelah menyumbangkan rig tuanya di Kalimantan, kini Petronas terus memperluas andilnya dalam turut menjaga pertahanan dan keamanan di wilayah pesisir Timur Sabah, Malaysia Timur yang rawan pergolakan.
Melihat andilnya yang sangat ciamik, adakah kiranya perusahaan nasional kita yang berani berbuat hal serupa..?

Hehehe..! Monggo ditunggu…!
Untuk BRI, terima kasih atas satelitnya..!

ANDAI RALLY DAKAR ADA DI INDONESIA..!

Rally Dakar, pada mulanya adalah rally yang terkenal dengan tajuk rally Paris-Dakar, yang menempuh route antara Paris di Perancis dan Dakar di Mesir..!

Kini route rally tersebut dialihkan ke Amerika Latin, tepatnya di Argentine dan Bolivia..!
Hehehe..! Sebagai orang yang pernah bermukim di sana, saya tentu hanya bisa tersenyum, sekaligus juga cemburu..! Memang benar, route yang ditempuhnya sangat menantang tapi juga sangat eksotis..! Bahkan seandainya saya pribadi ikutan rally, mungkin akan lupa bahwa saya sedang berlomba..!

Namun demikian, saya juga terpikir, bagaimana seandainya suatu saat rally Dakar ini diselenggarakan di Indonesia, yang menempuh route dari Sabang sampai Merauke..? Siapapun pasti setuju, bahwa route yang ditempuhnya jauh lebih menantang dari belahan bumi manapun, sekaligus juga lebih eksotis dan romantis..!

Andai ada program Visit Indonesia Year lagi, saya pikir apa salahnya jika kita memulainya dengan event akbar seperti ini..! Semoga menteri Pariwisata kita bisa berpikir dan bertindak lebih kreatif lagi dalam mengemas dan mengekspose kekayaan dan keindahan objek wisata budaya dan natura nusantara..!

dedenew161

Konflik Arab-Iran semoga semakin membuka mata hati kita, bahwa Islam itu adalah satu, bukan milik dan pemilik dari Sunni, Syiah dan golongan-golongan Arabic lainnya..!

Kali ini seluruh umat di dunia sedang melihat dan menunggu reaksi muslim Indonesia, akan kemanakah kita bersikap dan merapat..?
Turkey, pasca mendapat tekanan Russia, jelas terlihat lebih memilih abstain dan menunggu reaksi Indonesia, sedangkan negara lainnya mendorong Indonesia untuk bersikap hati-hati dan bijaksana, agar konflik antar golongan di Arab tersebut tidak merembet dan bermetamorphosis menjadi konflik agama dalam Islam..!

Ingat, Islam itu hanya satu..! Tidak terpecah-pecah..!

Sumber

Komentar ditutup.