Catatan Seorang Chef Bagian Ke 48 (BELAJAR DARI INDONESIA)

Posted: 21 Januari 2016 in KUMPULAN CATATAN SEORANG CHEF, MILITER

Alhamdulillah, akhirnya bisa kembali Menulis dan menjenguk para sahabat..! Apa kabar semuanya..? Semoga kebahagiaan dan kesehatan senantiasa menyertai langkah hidup anda beserta keluarga. Salam hangat dan penuh kasih dari saya yang jauh..!

Damai dan sejahteralah Indonesiaku..!
Kata rekan sejawat, kulit saya sekarang terlihat agak gelap..! Hahaha..! Terimakasih matahariku, atas kebersamaannya selama ini..!

No hat, you are really hot, heat but not hate..!

teroris16

BELAJAR DARI INDONESIA : Apa Kabar Teroris..?

Tidak dipungkiri, ketika ledakan bom kembali terjadi di Jakarta pada 14 January lalu, seluruh mata dunia tertuju pada peta Indonesia..! Ini bukanlah sebuah kejadian pertama..! Sebelumnya, dunia telah mencatat dan senantiasa mengenang kejadian pilu yang sama terjadi di pusat wisata Seminyak, Bali dan JW Marriot And Ritz Carlton Hotel Jakarta, yang telah menewaskan ratusan korban..!

Sebagaimana yang telah terjadi sebelumnya, kini dunia pun menunggu reaksi bangsa Indonesia..! Maklum, sebagaimana kita ketahui, setiap kali terjadi aksi teroris, pemerintah dan rakyat Indonesia memiliki cara yang khas, dan bahkan diakui dunia sebagai cara terbaik yang dimiliki oleh suatu bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman teroris..!

Nggak percaya..? Mari kita bandingkan..!
Tindakan apa yang diambil Hollande saat kejadian bom Paris..? Dunia mengetahuinya, disaat itu Hollande menyatakan perang terhadap aksi teroris yang dilakukan oleh para jihadis..! Begitupun halnya dengan pemimpin Inggris, Turkey dan China..! Pemimpinnya selalu menyeret bangsanya ke tengah medan peperangan..! Artinya, mereka terpaksa harus tunduk pada peraturan-peraturan yang bersifat darurat, yang disatu sisi justru merugikan iklim bisnis di negara-negara tersebut..! Para investor merasa ketakutan untuk berinvestasi di negara-negara tersebut..! Jangan heran jika kemudian kita menyaksikan jatuhnya indeks bursa-bursa saham mereka..!

Bagaimana dengan di Indonesia..?
Setiap kali terjadi aksi teroris, pemimpin Indonesia selalu menyerukan agar rakyat Indonesia jangan pernah merasa takut dengan peristiwa yang telah terjadi, karena pihak polisi telah berhasil mengontrol keadaan. Selain itu, ternyata dunia juga sedang menggandrungi seruan pemimpin Indonesia yang selalu mendorong agar bangsa Indonesia tidak dikalahkan oleh para teroris…!

Seruan ini telah diapresiai oleh banyak negara sebagai sebuah seruan yang sangat membangun, dimana rakyat akan terdorong dengan sendirinya untuk semakin bersatu dan bahu membahu menumpas aksi-aksi teroris..! Selain itu, seruan ini juga dinilai tidak mengundang kemungkinan aksi-aksi teroris lainnya yang lebih brutal dan membabi buta. Ketika rakyat telah terdorong untuk bersatu padu, sejatinya disaat yang sama telah melahirkan rasa ragu dan sikap kaku di kubu teroris..! Dan jelas, ini sebuah kemenangan suatu bangsa dalam konteks kontra terorisme..! Dan sebaliknya, teroris akan merasa menang ketika sebuah bangsa menjadi ketakutan dan mengutuk pemerintahnya sendiri..! Padahal jelas bahwa yang wajib dikutuk adalah teroris itu sendiri..!

Berkat ketenangan dan kebersamaan yang telah dan sedang ditunjukan oleh rakyat Indonesia saat ini, kini negara tetangga bahkan negara-negara Eropa sedang mencoba untuk mengadopsi sikap dan reaksi yang sama..! Mereka mulai sadar bahwa kunci kemenangan dalam perang dengan teroris adalah persatuan dan kesatuan, baik antara rakyat dengan rakyat, maupun antara rakyat dan pemerintahnya..!

Dari Malaysia, Anwar Ibrahim berkali-kali menyatakan kekagumannya terhadap keberanian dan sikap tenang yang telah ditunjukkan bangsa Indonesia, dan beliau meminta seluruh rakyat Malaysia untuk meniru cara-cara terbaik yang telah diambil bangsa Indonesia..!
Dalam contra-terorism, Indonesia is leading..! Ujarnya dalam sebuah kesempatan..!

dedenew239

TIGA PELAJARAN PENTING..!

Setiap hari rata-rata saya menyantap sajian berita dari hampir 10 media cetak, ditambah media elektronik dan internet. Saya berusaha untuk mendapatkan manfaatnya, tidak sekedar sampai tahu kemudian lupa dan mengabaikannya..!

Meski sering dan teramat banyak headline news yang terpampang di koran-koran sepanjang minggu ini, saya hanya mengambil 3 berita yang dianggap penting dan menarik..!

Yang pertama datangnya dari Indonesia..!
Saat ini, Indonesia sedang menjadi incaran para investor asing..! Tapi selain itu juga sedang menjadi cibiran, terutama tentang hal yang berkaitan dengan lahan untuk investasi..!
Ternyata untuk mendapatkan lahan berinvestasi di Indonesia, termasuk pekerjaan yang amat sulit. Sebabnya tiada lain karena BKPM sendiri tidak punya akses dan kuasa langsung dengan objek lahan/tanah yang diperlukan untuk investasi. Para investor lebih sering dibiarkannya mencari sendiri dan membayar para konsultan serta pengacara lokal dengan gaji yang tergolong mahal. Akhirnya, banyak para calon investor yang merasa miris untuk masuk ke Indonesia, bahkan ironisnya lagi, kemirisannya itu muncul justru disaat mereka belum lagi memasuki Indonesia. Sangat disayangkan jika fenomena ini terbiar dan dibiarkan begitu saja tanpa ada usaha untuk mencari solusinya..!
Semoga semua instansi terkait dapat membuka mata, hati dan pemikirannya untuk segera mengubah berbagai aturan dan kebijakan yang dirasa kurang bersahabat serta tidak menguntungkan.

Kedua, dari Timor Leste..!
Saya sangat sedih saat mendengar kabar bahwa pentolan negeri itu sebagian menginginkan agar Timor Leste kembali menjadi bagian dari wilayah Portugal. Alasannya tidak lain karena janji manis yang dijalin dengan Australia tidak berjalan seperti yang diharapkan. Timor Leste dianggap sebagai partner kecil yang tidak diperhitungkan. Program pembangunan yang dulu pernah dijanjikan, sampai kini tak kunjung diwujudkan. Begitupun dengan impiannya bersama Asean, lagi-lagi Timor Leste menemukan kekecewaan. Hingga kini, para pemimpin Asean dinilai kurang antusias dengan kehadiran Timor Leste dalam organisasi tersebut. Satu-satunya negara yang masih bisa diandalkan saat ini justru hanya Indonesia, yang secara nyata mampu memberikan nafas dan kepastian yang amat berarti bagi kelangsungan dan keutuhan negeri mungil nan muda itu. Tapi jika harus memilih kembali ke pangkuan Indonesia, tentu saja akan sama artinya menelan air liur sendiri, selain Indonesia juga belum tentu mau menerimanya kembali..! Cukup sudah luka lama itu mengering, jangan pernah lagi untuk membuatnya berdarah kembali..!
Hal yang patut kita waspadai dari fenomena antiklimaks yang dialami oleh Timor Leste, adalah meletusnya kembali pergolakkan seperti dulu..! Ada kemungkinan, warga pro integrasi akan angkat senjata lagi menentang mereka yang ingin kembali sebagai bagian dari Portugal. Andai pergolakan itu terjadi, maka keadaannya akan jauh lebih memanas, karena saat ini sebagian anggota Fretilin sudah mulai menyadari akan arti penting kehadiran Indonesia dalam kehidupan mereka, bahkan dalam sektor ekonomi, warga yang dulunya merupakan pro integrasi, kini telah menjadi penguasa dan penggerak ekonomi negara..! Mereka memiliki akses yang luas dengan berbagai kalangan di Indonesia. Namun demikian, semoga kita tidak pongah dan tidak lagi turut campur dalam urusan internal mereka. Mari kita jaga perbatasan kita, agar tidak disusupi antek-antek asing yang akan kembali mengadudomba..!

Adapun yang ketiga, datangnya dari Arab Saudi..!
Negeri kaya minyak tersebut secara menngejutkan menyampaikan niatnya untuk menjual saham-saham perusahaan minyaknya..! Andai proses IPO mereka sukses, maka Arab Saudi dipastikan akan meraup Triliunan dollar..!

Yang mengherankan justru terletak dari timingnya..! Mengapa IPO ini dilakukan pada saat harga minyak dunia berada di level terendah..? Bukankah untuk mendapatkan harga saham yang bagus, IPO harus dilakukan pada saat performa harga komoditi tersebut juga sedang bagus..?

Hehehe..! Maaf, insting saya agak kotor..!
Saya mencurigai Arab Saudi sedang memainkan taktik liciknya. Mereka yakin bahwa negara-negara Barat tidak akan tertarik untuk mengakuisisi perusahaan-perusahaan minyak mereka. Sasaran Arab jelas mengarah pada negara-negara OPEC..!

Dengan penguasaan negara-negara OPEC atas perusahaan-perusahaan minyak mereka, maka negara-negara OPEC akan mendapatkan lebih banyak keuntungan dalam memainkan strategi sistem kuotanya..! OPEC akan semakin bertaring disaat berhadapan dengan raksasa-raksasa migas dari Barat. Hal ini akan semakin mempertegas dan memperjelas bahwa Arab Saudi sangat berambisi agar sektor migas tetap menjadi dominasi dan jika perlu menjadi monopoli negara-negara anggota OPEC..!
Jika benar ini menjadi goal dari taktik Arab, kini saya mengerti kenapa Indonesia memutuskan untuk kembali aktif di OPEC..!

Saya teringat akan tindakan Chavez yang menasionalisasi perusahaan-perusahaan migas asing di Venezuela..! Semua bangsa Barat mengutuk tindakan yang diambilnya..! Saya curiga, strategi lowest price yang sedang dijalankan OPEC, sesungguhnya mengandung pesan bahwa OPEC secara halus sedang mendukung usaha nasionalisasi sebagaimana telah dikobarkan oleh seorang Chavez..! Wallahualambishawab..

dedenew211

 

Sumber

Komentar ditutup.