Hoax Corner 7th

Posted: 21 Januari 2016 in HOAX CORNER, MILITER

TEROR AND TERRORIST
Membakar Hutan

citoxnew128

Suatu hari di kawasan perbukitan Papua, di sebuah puncak tampak kesibukan rutin sehari2 di sana… Dalam satu bangunan, tampak Mayor Siregar sedang berbicara dengan 4 Letnan Dua, pemimpin regu/unit… Tampak diantaranya Letnan Ismail, yang beberapa hari lalu melakukan perburuan di dalam hutan….
Mayor : Letnan Ismail, hasil kamu mengesankan kemarin…. Saya sudah laporkan apa yang kamu temukan langsung ke Dansat Intel di Mako Pertahanan Nasional…. Baik, saya memanggil kalian berempat, ada yang saya ingin bicarakan soal penemuan Ismail kemarin…
Pertama : terbukanya informasi soal adanya kamp2 pelatihan/penampungan OPM di yang tersebar di wilayah Papua..
Kedua : ada 2 titik yang lokasinya paling dekat dengan lokasi kita sekarang…. Jarak terdekat adalah sekitar 50 km di balik bukit itu (sambil menunjuk bukit diseberang lapangan)… Yang kedua agak jauh sekitar 80-90 km dari sini ke arah Barat….
Sesuai hasil diskusi dengan Dansat Intel kemarin, saya berencana untuk mengirimkan 2 regu Taipur yang saya sebar ke dua lokasi ini… Ismail, kamu istirahat saja, sudah 10 hari kamu bertugas di dalam sana…. Kamu, Zein sama kamu, Santo…. kalian yang bertugas sebagai Taipur ke dua lokasi ini…..
Bawa perangkat live satelit link dan kamera khusus untuk merekam siapa saja yang ada disana….sekalian bawa portable laser targeting untuk “mengeliminasi” 2 kamp tersebut… Ismet, kamu membayangi regu Zein dari jarak 500 sampai 800 ya… Nanti yang membayangi Santo saya tugaskan Kapten Benyamin….
Oh ya, Ismet kamu bawa yang small UAV untuk mengintai parameter Zein ya, nanti Benyamin juga sama…

Tak lama kemudian, masuk Kapten Benyamin ke ruangan….
Kapten : ijin masuk Mayor…!!
Mayor : silahkan kapten…. kamu sudah tahu rencana kita kan? Sama dengan yang saya diskusikan sama kamu 2 hari lalu….
Kapten : siap, sudah Mayor….!
Letnan Ismet : ijin tanya Mayor…..
Mayor : silahkan Met…..
Letnan Is: untuk kelengkapan personil bagaimana Mayor?
Mayor : bawa secukupnya, suplai personil cukup untuk 3-4 hari, selebihnya cari sendiri ya…. Jangan lupa amunisi dipenuhi, jangan sampai kehabisan pas waktu “eliminasi” nanti…oh ya, satu lagi… jangan lupa bawa peledak sekalian untuk “menghabisi” sisa2 bangunan kamp…. semua jelas…?!!
Siap..jelas Mayor..!! serentak mereka berlima menjawab….
Diputuskan bahwa keberangkatan akan dimulai besok siang…

Malam hari tampak kesibukan sekitar 30 orang, 4 diantaranya adalah pemimpin regu, sedang menyiapkan seluruh peralatan untuk misi esok hari…..

Pagi harinya, sudah bersiap 30 orang yang terbagi dalam 4 regu untuk menjalankan misi Taipur ke 2 kamp pelatihan OPM… setelah briefing singkat dengan Mayor Siregar, ke 4 regu ini mulai berjalan menuju lokasi masing2 kamp… Sebutan untuk kamp ini adalah Oscar dan Sierra….

Kamp Oscar, berjarak sekitar 50 km dibalik bukit…terlihat sejumlah orang sedang berlatih kemiliteran….di pinggir lapangan tampak 4 orang “asing” sedang mengamati mereka dengan serius….200 m sebelah Timur kamp Oscar terdapat sungai, kelihatan ada sebuah boat sedang ditambatkan pada sebuah dermaga kayu sederhana…..
Pada sisi sebelah kiri, tiba2 tampak sepasang tangan muncul dengan hati2… menempelkan sebuah peledak dengan sangat rapi dan kemudian sepasang tangan tersebut menghilang lagi ke dalam air…
Di seberang sungai diantara pepohonan, tampak tersamar 2 wajah berkamuflase memakai teropong khusus mengamati kegiatan di kamp Oscar tersebut, satu orang lagi mengamati dengan “kamera” khusus untuk merekam dan “live streaming” via satelit…. 30 m dibelakang mereka tampak 1 orang sedang memegang sebuah portable satellite dish untuk menghubungkan “kamera” dengan markas Kompi dan Mako Pertahanan Nasional….
Diatas mereka tampak sebuah UAV kecil melayang2 sambil merekam kegiatan di sekitar kamp….

hadian22hadian23

Letnan Zein: “Unit Macan ke Markas, sudah lihat video streaming kamp Oscar? Ada 4 Albino jadi instruktur latih, 2 M16 A2 dan 2 M4 Carbine Special Forces Weapon. Gagak Hitam latihan dengan M16 A2, AK47 dan ada SS1, total laras ada sekitar 6, Gagak Hitam ada sekitar 10 personil” Bisa langsung di lihat Markas?
Markas: “Konfirm Unit Macan, jelas dan jernih gambarnya” Kami teruskan ke Mako Pertahanan Nasional… Standby Macan…
Tak lama kemudian Mayor Siregar bergegas memasuki Markas Kompi…
Mayor: “Macan, disini Mayor Siregar, gambar terlihat jelas dan jernih…. Ada yang lain Macan?”
Lt. Zein : “Markas, ada 6 gubuk, satu kelihatan ada perangkat antena komunikasi jarak jauh, 3 lain sepertinya untuk tidur 10 Gagak Hitam, satu bangunan dapur dan satu bangunan seperti gudang…. Ada 2 kamar mandi diluar…Arahan Markas?”
Mayor: “Markas disini, kamu bisa stay berapa lama disana? Kiriman dari Jakarta baru besok sampai butuh 2 hari untuk menyiapkan sampai ready to go… Unit Kobra diperkirakan baru tiba hari ini di Kamp Sierra..”
Lt.Zein: Macan disini, kami bisa stay 3-4 hari Markas, sampai semua ready…Kami buat kamp, 800 m dari Oscar… Unit Elang bersama kami di perimeter 800 Markas….”
Mayor: “Oke, Unit Macan dan Elang, stay low as possible and keep those camera rolling… Kami teruskan ke Mako Pertahanan Nasional….”
Lt.Zein: “Siap Markas, Unit Macan stand out…. Camera is rolling”.

Dengan segera, petugas komunikasi membuka link satelit langsung ke Mako Pertahanan Nasional:
Petugas : standby for satelit uplink on three, two one and we go live Mayor Siregar…!!
Mayor : :Selamat siang Mako, ijin melaporkan live streaming dari target Oscar, 50 klick dari Markas kami…Target Sierra diperkirakan live streaming sekitar 1 jam dari sekarang, karena baru saja tiba tadi Subuh dilokasi target”..

Dalam Mako Pertahanan Nasional di ruang situasi tampak Kolonel Dansat Intel disertai 1 Jendral Bintang 1 serta beberapa perwira menengah lainnya tampak memperhatikan layar lebar didepan mereka dengan muka serius….
Jendral: “Jendral Lubis disini, Mayor Siregar… Kami sudah tampak gambar dari target Oscar… Bagaimana situasi disana?”
Mayor: Siap Jendral, unit Macan dan Elang berada diposisi Oscar, seperti tampak gambar, 4 albino dan 10 gagak hitam, 6 bangunan dan fasilitas lapangan tembak sederhana”
Jendral : “hhmmm albino itu sudah diduga dari dulu, tapi kita tdk punya bukti otentik seperti sekarang ini…. Kolonel, siapkan rekaman ini, kita protes via nota diplomatik terbatas nanti, sementara ini apa kiriman kita sudah sampai disana Kolonel?”
Kolonel: Siap Jenderal, belum…! diperkirakan paket tiba besok pagi, dibutuhkan 2 hari untuk ready to go Jenderal.. Begitu paket tiba, langsung disiapkan..”
Jenderal ” Baik kalau begitu, Mayor, kita tunggu target Sierra live, setelah itu kamu tahu apa yang harus dilakukan..?”
Mayor: Siap Jenderal..! Laksanakan…!!

citoxnew126

1 jam kemudian, Unit Kobra menghubungi markas kompi
Lt. Santo : “Markas, unit Kobra disini, live streaming target Sierra on three two one and go live Markas…. 5 angsa putih, 12 gagak hitam terlihat di target Markas….. semua angsa putih pakai M4 Special Forces, gagak hitam terlihat memakaki 6 M16 A2, 3 AK 47 serta 2 SS1… 7 gubuk, 1 dengan antena, 6 lainnya diperkirakan barak, dapur dan gudang…2 kamar mandi luar… Ada 2 kapal motor disungai, peledak ready di boat.. Unit Walet di perimeter 500 mengintai Markas…. ”
Markas: Target Sierra jelas dan jernih Kobra…..
Mayor: Kobra, Markas disini, gambar jelas dan jernih, kami teruskan ke Mako Pertahanan Nasional…
Pada hitungan menit, gambar pun diterima oleh Mako Pertahanan Nasional, dan seketika itu pula direkam untuk mengajukan protes diplomatik terbatas kepada negara yang mengirimkan unit unit pelatihan tersebut…

Keesokan harinya, tampak 2 Heli Mi-17 V5 dilandasan membongkar muatan… Banyak peti2 dan tampak 2 buah UAV sekelas Predator di pinggir lapangan…. 2 UAV ini baru saja tiba diantar oleh 2 Chinook berikut perlengkapannya… Tampak pula peti bertuliskan “Hellfire Missile” di tumpukan peti amunisi dan perlengkapan lainnya….
Para teknisi segera menyiapkan peralatan dan UAV untuk misi esok lusa, begitu pula perangkat pengendali jarak jauh, tampak 4 pilot UAV sedang menyiapkannya di sebuah bangunan yang disiapkan sebagai ruang kontrol UAV….
2 unit Heli Blachawk Special Mission serta 2 Apache dan 2 Havoc tampak standby sebagai heli extraction pada saat misi selesai dilaksanakan…

Mayor: Markas kepada Kobra dan Macan…. Bagaimana situasi target Oscar dan Sierra?
Lt. Zein: Macan disini…kegiatan masih sama Markas, 4 albino masih terlihat intensif melatih…
Lt. Santo: Kobra disini, masih ada 5 angsa putih terlihat..
Mayor: Kobra dan Macan, prioritas pertama 4 albino dan 5 angsa putih “ditidurkan”… Seluruh gagak hitam prioritas kedua setelah mereka, Garuda 1 dan 2 akan mengarah dan membersihkan area Oscar dan Sierra setelah prioritas pertama “ditidurkan”….mengerti Macan dan Kobra?
Lt. Zein: siap laksanakan,,,!!
Lt. Santo: siap laksanakan..!!
Mayor : Walet dan Elang bisa membantu, tetap awasi jalur pelarian dan perimeter, habisi siapa saja yang hendak melarikan diri, tanpa sisa..!! Mengerti semua unit?
Unit: Siap laksanakan..!!

citoxnew60

Disepakati bahwa jam operasi dilaksanakan 1 jam kemudian oleh Letnan Zein dan Letnan Ismet… 2 Albino disasar oleh 2 sniper, sedangkan 2 lagi akan di “tidurkan” dalam jarak 100 m oleh tim serbu dengan SS 7,62 mm… sedangkan tim lainnya akan membereskan seluruh gagak hitam tanpa kecuali….
Lt. Zein: unit macan dan walet, kobra leader disini…. tunggu aba aba  dari saya baru kemudian beraksi..
Sambil melihat jam tangannya, Letnan Zein tampak tegang, kemudian sambil menghela nafas dia berbicara
Lt. Zein: On three two one…..execute guys..!!
BLLEEEPPP, BLLLLEEEP
2 Albino tersungkur dengan lubang dikepalanya…
BLLEEEPPP, BLLLEEEPP
2 lagi tersungkur dengan peluru tembus dijantungnya…..
Seketika itu pula, 6 anggota tim langsung memberondong milisi dengan semburan SS2 dan SMB tanpa henti…….

Bersambung

Sumber

Komentar ditutup.