DANGER ZONE ( CERITA FIKSI )

Posted: 6 Februari 2016 in DANGER ZONE, MILITER

Intrusion……………..

dedenew215

“Pengumuman…,
Kepada seluruh penumpang Pesawat yang sudah melakukan Check-In dan boarding, berhubung jalur penerbangan saat ini digunakan seluruhnya oleh TNI Angkatan Udara, maka semua keberangkatan dan kedatangan pesawat di Bandara ini akan mengalami keterlambatan jadwal.
Terima Kasih atas Perhatian Anda dan Kami Mohon Maaf atas Ketidaknyamanan ini…. Terima Kasih”.

Begitulah pengumuman yang disampaikan melalui pengeras suara di salah satu Bandara milik TNI Angkatan Udara yang juga digunakan oleh beberapa Maskapai Lokal untuk penerbangan komersial.
Tentu saja sambutan yang cukup “hangat” terlontar dari beberapa penumpang yang sedang menunggu di terminal, bahkan ada yang melakukan protes keras ke petugas Maskapai dan Otoritas Bandara,
Tiba-tiba tanpa dikomando, para penumpang ini langsung mengarahkan pandangan ke arah Runway dan melihat dengan segera 2 pesawat tempur bermesin ganda melakukan Take-Off secara bersamaan. Dalam waktu singkat disusul beberapa pesawat tempur berbentuk langsing bermesin ganda yang juga melakukan Take-Off bersamaan 2 sekaligus,
Total 8 pesawat jenis ini Take-Off dan langsung terbang ke arah barat daya. Dan “Huuuh……. latihan tempur koq pas ane mau pulkam sih”, begitu kata salah satu penumpang yang kecewa atas terjadinya penundaan jadwal tersebut.

 

KOHANUDNAS ( Siaga Senantiasa )
—————————-
Di sebuah gedung megah bertuliskan Komando Pertahanan Udara Nasional, tampak kesibukan yang tidak seperti biasanya.
“Ayo…. konfirmasi laporan yang baru saja masuk?” tanya seorang Bapak yang berpakaian warna biru langit dan nampak Dua bintang di pundaknya.

“Siap…. Gugus tugas selatan melaporkan unknown surface contact at horizon…. range 250km dan terus mendekat…… dari proyeksi arah menuju ALKI Satu Pak….!” jawab salah satu personel di arah kirinya.
“Pak…. Konfirmasi…. Satrad melaporkan telah mendeteksi emisi elektronik dalam jarak 200km, radar kontak masih zero…. kemungkinan sebuah atau beberapa pesawat Pak… !” tambah personel di arah kirinya tersebut.

“Apaaa….. Recheck dan Triangulate point of origins…. Asset kita diudara, dimana???” tanya Bapak berbadan tegap itu.

“Siaaapp…… Alpha Flight telah menuju ke arah gangguan untuk mengidentifikasi Pak!! …….. Delta Flight on Scrambling back-up by Tiger Flight” papar personel yang tadi.

Dengan sigap Bapak yang Tegap itu mengambil alat komunikasi dan mengatur beberapa panel angka,
“Dek…. ini Komendanmu…. pesawat baru kita sudah siap???….
Hmmm, 4 on ready…. baiklah… get it airborne secepatnya….. possible air and sea surface threat…. callsign Charlie”

Tiba-tiba radio komunikasi terdengar suara, “Pusat Komando…. disini Bravo One, standby for order….”
“Bravo One…. what state are you??….” tanya Bapak tersebut.
“command….. this is Bravo One…. we have no weapon…… just testing some new buzzerr” tanda bahwa Bravo One lagi melakukan Misi Pengetesan Peralatan Pernika terbaru sehingga tidak membawa persenjataan.

“Bravo One, disini pusat komando…… very goood…. misi baru….. new testing ground….. stand by for coordinate and proceed….” perintah sang Bapak sambil meminta personel bawahannya mengirimkan koordinat ke Bravo One melalui data link.

Masuk informasi, “This is Bravo One… copy that, link established….. receiving coordinate and proceed…. Nose Hot!”

“Pak… new contact dari Lanud kita di barat daya…. Konfirm… Charlie Flight is airborne….4 pesawat… !” tiba-tiba personel bagian radar memecah suasana.

“Berikan koordinat agar bergabung dengan Delta Flight menuju arah gangguan….” perintahnya kepada personel Data Link.
“Tiger Flight…. Tiger Flight this is command, your mission is to back up and guard…. jangan biarkan penyusup masuk lebih dalam” perintahnya.

“This is Tiger One….. Roger that…. heading 180!” jawab Tiger One.
“Pak…. Live feed from Alpha Leader….!” salah satu personel data link berteriak.
“Get Me Online…!!”perintah Bapak tersebut.

dedenew212

DANGER ZONE
———————–
100km di dalam batas ZEE arah barat daya mendekati ALKI satu, dengan ketinggian 40.000 kaki terlihat dua buah pesawat tempur medium bermesin tunggal menderu dengan kecepatan hampir Mach 2.

“Command…. This is Alpha One…. still no sign on radar….please advise??” Tanya Alpha Leader.
“Alpha leader.. disini ground control….. painted radar contact at 12 o’clock low range 50 km….. possible low observable aircraft or stealth”

“Roger that GC….. we are still in hot pursuit…. Alpha Leader Out!” –
“Two, radarmu bagaimana?”
“Two on zero contact Alpha One” jawab wingman Alpha One.
“Lead to Two…. stay alert…. keep those EECM screamed…..” tegas Alpha One karena merasa ada yang berusaha melakukan jamming.

Tiba-tiba mata Alpha Leader melihat dua buah obyek terbang dengan ketinggian di bawahnya memotong jalur terbangnya.
“Contact ahead…….. interogating…. no IFF…… Yaaaa Tuhan, itu stealth…… Command, confirmed…… one engine stealth plane without marking…….. two bullseye on sight”
“this is command……..Alpha Leader, contact is hostile…. clear to engage…i repeat…. clear to engage!!”
“Roger that command…… This is Alpha Leader….. Weapon is Hot…… Weapon is Hot….”

Alpha One dan Alpha Two langsung mengejar dua pesawat hitam single jet engine tanpa insignia. Sang pilot Alpha Flight terlihat sibuk mengarahkan hidung pesawatnya ke arah salah satu pesawat hitam tersebut.
Mengetahui dirinya ketahuan dan dikejar 2 pesawat patroli TNI Angkatan Udara, dua pesawat penyusup tersebut langsung melakukan manuever split pisah menuju dua arah yang berlawanan dan berusaha melarikan diri.
Melihat lawannya berusaha kabur, Alpha Flight memutuskan untuk mengejar dengan kecepatan penuh
“This is Alpha One…. got tone…. Fox Two” bersamaan dengan itu meluncurlah sebuah rudal jarak pendek mengarah ke salah satu pesawat hitam, akan tetapi tiba-tiba si target melakukan manuever High G turn ke kanan sambil melepaskan chaff and Flares…..
Dan meski rudal masih mengikuti pesawat tersebut tapi rudal meleset sekitar 10 meter dibawah sasaran. “This is Alpha One….. missile missed,,.. gun on… start tracking !!!! ..” —————–
(Bersambung…………………)

Sumber

Komentar ditutup.